Ciri Khusus dan Umum Surat Makkiyyah
Pengertian surat Makkiyyah didefinisikan berdasarkan beberapa aspek. Pertama, definisi yang didasarkan pada indikator tempat, yang mana ayat-ayat Makkiyyah merupakan ayat yang turun di Mekkah dan sekitarnya, baik sebelum nabi hijrah maupun sesudah hijrah.
Jika mengacu pada sasaran wacana Alquran, Makkiyyah termasuk ayat-ayat yang menyeru pada penduduk Makkah. Adapun jika dilihat dari perspektif dakwah Islam, surat makkiyyah merupakan ayat-ayat yang turun sebelum Nabi Muhammad mengalami peristiwa hijrah ke Yatsrib.
Menurut Al Zarkasy dalam Makkiyyah-Madaniyah: Upaya Rekontruksi peristiwa Pewahyuan, (2011:13) ada beberapa indikator yang dapat dijadikan acuan untuk mengetahui apakah sebuah surat tergolong sebagai Makkiyyah, di antaranya yaitu:
Ciri-ciri Surat Makkiyyah yang khususYaitu:
A.Mengandung ayat sajdah kecuali surah Ar-ra'du dan surah Al-hajj
B.Mengandung kisah Nabi-nabi terdahulu dan juga umat-umat yang telah lalu, kecuali surah Al-baqarah
C.ungkapan penegasan(lam) dan penegasan tersebut muncul di setengah akhir Al-quran
D.Di dalamnya terdapat ungkapan (ya ayyuhannasu) dan tidak terdapat ungkapan
(ya ayyuhalladzina amanu) kecuali pada surah Al-hajj
E.Surat-suratnya diawali dengan huruf Al-tahajji,kecuali surat Al-baqarah dan Ali-imran.
Ciri- ciri surat Makkiyyah yang Ahglabiyah(umum) Yaitu:
A.Ayat- ayatnya pendek, surat-suratnya pendek, nada perkataannya keras dan agak bersajak.
B.Mengandung seruan pokok-pokok iman kepada Allah, hari akhir dan menggambarkan
keadaan surga dan neraka.
C.Menyeru kepada manusia untuk berperangai mulia dan menjalani kehidupan diatas jalan kebajikan.
D.Banyak kalimat Qosam(sumpah).
E.Mendebat orang-orang musyrik dan menerangkan kesalahan-kesalahan tentang pendirian mereka.

Komentar
Posting Komentar